Jembatan timbang dapat ditemukan di banyak industri di Indonesia. Timbangan ini digunakan untuk menentukan nilai berat suatu kendaraan beserta isinya. Oleh pemerintah, jembatan timbang digunakan untuk memastikan batas berat di jalanan tidak terlampaui. Sedangkan di sektor industri, jembatan timbang digunakan untuk alasan yang sama, tetapi juga untuk mengukur nilai berat muatan truk.

Alat penimbangan ini sangat penting untuk perdagangan, menentukan biaya pengiriman, dan memastikan keamanan. Tentu saja, persyaratan terbesar untuk jembatan timbang adalah akurasi, dan ini dicapai dengan melakukan kalibrasi rutin.

Sangat penting untuk menjaga jembatan timbang Anda terkalibrasi untuk mendapatkan nilai penimbangan yang akurat. Tanpa keakuratan ini, banyak hal yang akan terpengaruh, termasuk harga muatan yang dibawa dan keputusan untuk berkendara di jalan tertentu dengan batas berat tertentu. Anda tentu harus memeriksa jembatan timbang secara teratur untuk memastikan penimbangan truk memberikan hasil yang akurat.

Dalam istilah yang sangat sederhana, kalibrasi mengacu pada proses pemeriksaan akurasi timbangan. Saat mengkalibrasi jembatan timbang, muatan dengan berat yang telah diketahui ditempatkan pada timbangan untuk menentukan keakuratannya. Tentu saja, prosesnya lebih rumit dari itu, tetapi ini merupakan proses dasar untuk menentukan apakah jembatan timbang bekerja dengan akurat.

Batu timbangan yang telah diketahui beratnya biasanya digunakan dalam proses kalibrasi jembatan timbang karena penguji memiliki keyakinan penuh bahwa batu timbangan tersebut memiliki berat tertentu. Maka apabila jembatan timbang memberikan nilai penimbangan yang berbeda dengan jumlah berat batu timbangan yang digunakan, maka timbangan itu dapat disebut tidak akurat.

Lalu apa yang menyebabkan jembatan timbang Anda menjadi tidak akurat? Karena sebagian besar jembatan timbang berada di luar ruangan, ada beberapa faktor lingkungan yang dapat memengaruhi akurasi timbangan.

Seringkali salah satu masalah paling umum bukanlah pada jembatan timbang itu sendiri atau komponen timbangan melainkan karena faktor lingkungan. Misalnya, masalah sering terjadi pada celah antara platform timbangan dan pondasi di sekitarnya. Batu kerikil dan benda asing lainnya dapat terjepit di celah ini, menyebabkan pengikatan. Ini berarti platform penimbangan tidak dapat bergerak sebagaimana mestinya, dan pembacaan berat menjadi tidak akurat.

Air adalah masalah lain jika ada genangan di atas atau di bawah platform timbangan. Genangan atau kumpulan air ini dapat merusak komponen di bawah platform dan juga menambah bobot platform sebelum penimbangan. Pada dasarnya, platform penimbangan harus benar-benar bersih dari kotoran dan air sebelum melakukan proses penimbangan.

Selain faktor lingkungan, jembatan timbang juga dapat mengalami keausan seperti perangkat lainnya. Baut bisa kendor atau patah, platform bisa berkarat, atau bisa ada bentuk kerusakan mekanis lainnya. Load cell dan kabel juga bisa menjadi sumber masalah.

Berapa Sering Anda Harus Melakukan Kalibrasi?

Jembatan timbang Anda harus sering dikalibrasi. Jika jembatan timbang Anda tidak memenuhi standar toleransi hukum, Anda dapat terkena denda hingga penutupan jembatan timbang. Karena hal tersebut sebagian besar dapat dihindari didasarkan pada seberapa sering Anda melakukan kalibrasi jembatan timbang, maka Anda perlu memastikan bahwa proses kalibrasi ini dilakukan cukup sering untuk menjaga akurasi timbangan Anda.

Idealnya, Anda dapat melakukan pemeriksaan jembatan timbang secara mendalam setiap enam bulan dan melakukan kalibrasi paling sedikit setiap 12 bulan. Dan apabila Anda mengganti komponen apa pun pada jembatan timbang Anda, maka Anda harus melakukan kalibrasi lagi setelah komponen tersebut dipasang.

Tes kalibrasi akan memeriksa dan mengatur titik nol, kapasitas maksimum, serta kemiringan dan masalah yang pernah terjadi sebelumnya. Ingatlah bahwa jika kendaraan Anda secara tidak sengaja memiliki beban kendaraan yang melebihi batas maksimum karena jembatan timbang yang tidak terkalibrasi dengan baik, Anda tetap akan didenda, entah itu disengaja atau tidak.

Dan terakhir, pastikan jembatan timbang anda juga mendapatkan sertifikasi tera ulang dari balai metrologi setempat. Pastikan Anda menggunakan perusahaan jembatan timbang seperti Gewinn Scale yang dapat melakukan kalibrasi dan tera ulang bekerja sama dengan balai metrologi Indonesia untuk menghasilkan sertifikat tera ulang untuk jembatan timbang Anda.

Jika Anda membutuhkan bantuan perihal pemeriksaan, kalibrasi, atau tera ulang jembatan timbang, Gewinn Scale siap membantu Anda. Kami telah memiliki 10 tahun lebih pengalaman dalam melakukan pemeriksaan dan kalibrasi jembatan timbang. Hubungi Gewinn Scale sekarang juga, kami siap menuju ke lokasi Anda kapan saja.